Ini Alasan Kenapa Lebih Banyak Laki-Laki Bunuh Diri Daripada Perempuan

Ini Alasan Kenapa Lebih Banyak Laki-Laki Bunuh Diri Daripada Perempuan

Laki-laki lebih cenderung untuk bunuh diri daripada perempuan. Secara global, laki-laki bunuh diri 2 kali lebih banyak dari perempuan. Bahkan, di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Inggris, laki-laki bunuh diri sekitar 3 kali lebih banyak daripada perempuan.

Berbagai research menjelaskan bahwa beberapa penyebab laki-laki bunuh diri adalah kehilangan pekerjaan, persaingan yang lebih kompetitif, dan perubahan dalam suatu hubungan (contoh: perceraian dalam pernikahan).

Sebenarnya ada 1 hal lagi yang sering dilupakan, yaitu ekspektasi masyarakat bahwa laki-laki itu harus kuat. Pada dasarnya, hormon testosteron adalah salah satu faktor yang membuat laki-laki lebih jarang menangis dibanding perempuan. Sampai-sampai, meskipun laki-laki ingin menangis, rasanya susah sekali bagi mereka untuk mengeluarkan air mata. Meskipun begitu, bukan berarti laki-laki tidak mempunyai emosi. Laki-laki juga merasa tertekan ataupun stress.

Seorang komedian Josh Thomas Ward mengutarakan isu tentang bunuh diri pada laki-laki:

“Aku rasa sebagian dari isu ini berkaitan dengan pemahaman bahwa laki-laki harus kuat… Perbandingan laki-laki bunuh diri dan perempuan adalah 3:1; buat aku ini mengagetkan. Angka ini gila, karena jadi laki-laki itu lebih enak daripada perempuan. Kamu dapat gaji lebih, kamu dapat ‘hak istimewa’, kamu punya sisi ‘patriot’, dan kamu tidak PMS.

Sampai umur 8 atau 9, laki-laki menangis dalam jumlah yang sama seperti perempuan. Kemudian, mereka diajarkan untuk berhenti menangis. Mereka tidak dibolehkan untuk menangis lagi. Hal ini konyol, laki-laki takut dilihat lemah; karena itu mereka tidak mengutarakan emosi atau isi hati mereka.”

Mungkin tidak semua laki-laki diajarkan untuk tidak boleh menangis, tapi ekspektasi masyarakat lah (secara tidak sadar) yang membuat mereka merasa malu kalau mengutarakan emosinya (dan terlihat lemah)… Sampai-sampai ada kalimat, “Take it like a man!”

Laporan mengatakan bahwa perempuan cenderung untuk mencari pertolongan daripada laki-laki; mereka juga mencari pertolongan lebih cepat daripada laki-laki. Karena faktor ini, laki-laki lebih depresi dan bunuh diri lebih banyak.

Lihat video lengkapnya dalam bahasa Inggris di sini:

Jangan lupa share dengan teman-temanmu ya!


Apa reaksimu?
  • ngakak1
  • love it!1
  • mantap!0
  • lumayan0
  • biasa2
  • kaget1
  • sedih0
  • swt1
  • eww1
  • jelek0

Category: Life

Tags:

Article by: Mitchell Salim

Mitchell is a 4th Year BCom Student at the University of British Columbia, Vancouver, BC, Canada. He is passionate about entrepreneurship, technology, and startups.

scroll top